Apabila kita menengok wajah gembira seorang anak yang berlari menggenggam bendera merah putih, rasanya seperti tidak ada yang berubah dalam semangat merawat kebangsaan antara dulu dan kini. Sebuah imaji kadang memang mendobrak segala realita yang ada. Tentang ujaran kebencian, diskriminasi, korupsi, dan kriminalisasi yang melukai keutuhan bangsa, seakan luntur dengan suatu konsep semangat. Perbedaan Dulu dan Kini memang sebuah keniscayaan. Tidak dapat dipungkiri bahwa generasi pendahulu memiliki semangat juang dan pengorbanan yang lebih terhadap kepentingan bangsa meskipun, juga dari mereka pemuda zaman ini diwariskan. Satu yang pasti adalah, konsep semangat itu nyata, dan ialah yang membersamai para penerus generasi ketika lahir. Lalu, apa yang perlu dikhawatirkan jika mereka dengan senang hati menjunjung semangat merah putih di setiap langkahnya. Dulu dan Kini, Kita hanya butuh untuk saling percaya. Pada akhirnya, adik kecil inilah yang akan meneruskan estafet perjalanan bangsa ini.

