Tamat membaca
Lebaran ini aku tidak khatam Quran, begitu pun lebaran sebelumnya, dan sebelum-sebelumnya. Tapi aku sudah pernah khatam, beberapa kali sejak kelas 5 SD hingga kelas 2 SMA, satu juz setiap hari selama persiapan ujian masuk kuliah, lalu terjemahan 114 surah saat menjadi mahasiswa semester satu. Sehingga aku tidak ambil pusing ketika Mamak membandingkanku dengan seorang sepupu berusia delapan tahun yang baru saja khatam di malam ke-27 kemarin. Kukatakan padanya “Aku juga sudah pernah”.
Keep readingburning, slowly
It’s been a while since the last time I took my time off at the balcony by myself, watching the night sky as my neighbours concluding their discussions. Tonight was strangely clear, no clouds, no smogs, only thin layers of city lights appeared on the horizon. I pointed the dim stars with the red tip of my cigarette as the waning crescent hasn’t yet risen, counting it to nineteen from my vantage point. I tuned sideways then I looked upwards, I saw wildflowers thriving in crevices, in every spot marginal to this house. She is aging, I thought, but what…
Keep readingWhat is it to celebrate in a graduation ceremony?
Unless you are attending a graduation ceremony with your dear parents or your truest college comrades, I think it is pointless to be there on your own. You line up in your gown to receive a testamur on stage, have your picture taken beside the chancellor, then sit for hours watching the others perform the same thing and listening to speeches about academic perseverance or random scientific discovery. Is that what is called a celebration? It is way less meaningful than a cherished box of pizza at home. It became an even emptier signifier as some universities prefer the testamurs…
Keep readingGraduation at ANU
Hi there, here I am again taking pictures of graduates as I used to do back in Jogjakarta. I wouldn’t call myself as a ‘professional’ photographer, but I truly put effort to deliver the best pictures to my clients. Here is a gallery of what I’ve been doing in the past year. Interested? Send me your expression of interest through
Keep readingSeperti bapak dan anak
Di tengah kesibukan dunia merampungkan tesis, aku pilih menonton. Judulnya “Like father, like son” karya Hirokazu Kore-eda. Tanpa pikir panjang langsung kuberikan bintang lima. Ceritanya sangat personal, tentang dua keluarga yang tiba-tiba mendapat kabar dari rumah sakit bahwa anaknya tertukar pada saat proses persalinan. Fenomena seperti ini rupanya cukup jamak terjadi di era pascaperang Jepang tahun 1960-an. Sehingga menarik bagaimana sang penulis menarik premis dari hal yang mulanya sempat dimaklumi masyarakat, namun hari ini dianggap sebagai kejanggalan luar biasa. Kejadian ini digambarkan saat Keita berumur 6 tahun. Ayahnya, Ryota, adalah tipikal arsitek pekerja keras yang mengedepankan nilai kedisiplinan dan independensi…
Keep readingAroma busuk
Harus aku akui bahwa belakangan ini aku sedang amat membenci semerbak hembusan gas yang keluar dari belakang tubuhku sendiri, sampai pada taraf dimana aku sudah benar-benar muak hingga ingin unsubscribe. Awalnya sih tidak masalah, karena kupikir gas itu hanya akan beraroma busuk dalam beberapa jam atau hari saja. Biasanya ini adalah mekanisme alami yang mengingatkanku untuk segera pergi ke jamban dan menguras habis semuanya. Namun ini sudah lebih tiga minggu dan kentutku masih saja selalu bau! Sial, seandainya saja ada teknologi celana dalam yang dapat menetralisasi amonia dari gas buangan manusia, mungkin saat ini aku bisa menjalani hari dengan lebih…
Keep readingSomething went wrong. Please refresh the page and/or try again.
